Showing posts with label Firman. Show all posts
Showing posts with label Firman. Show all posts

Friday, November 27, 2015

INJIL YOHANES - Cinta Untuk RumahMu Menghanguskan Aku


YOHANES 2 : 13 - 22

Di baca ya ayat di atas..

Ketika hari raya Paskah orang Yahudi sudah dekat, Yesus berangkat ke Yerusalem. Kisah ini diceritakan Yohanes di awal namun kalau kita lihat Injil lain, kisah ini ada di tengah bahkan belakang. 



Mat 21:12-13 .."ada tertulis: Rumah-Ku akan disebut rumah doa. Tetapi kamu menjadikannya sarang penyamun."



Mar 11:15-17 .."bukankah ada tertulis: Rumah-Ku akan disebut rumah doa bagi segala bangsa? Tetapi kamu ini telah menjadikannya sarang penyamun!"

Luk 19:45-46 .."ada tertulis: Rumah-Ku adalah rumah doa. Tetapi kamu menjadikannya sarang penyamun."


Ketiga tulisan di atas mengarah kepada perkataan nubuat yang sama yaitu di Yeremia 7 : 11 & Yesaya 56 : 7. Yang menarik adalah ketiga injil menuliskan kejadian dan perkataan yang hampir mirip, namun di Yohanes agak berbeda sudut pandangnya. Yohanes sama sekali tidak menuliskan hal itu. Perhatikan apa yang Yohanes tuliskan!!

Yoh 2 : 16 - ...
Kepada pedagang-pedagang merpati Ia berkata: "Ambil semuanya ini dari sini, jangan kamu membuat rumah Bapa-Ku menjadi tempat berjualan." Maka teringatlah murid-murid-Nya, bahwa ada tertulis: "Cinta untuk rumah-Mu menghanguskan Aku." Orang-orang Yahudi menantang Yesus katanya: "Tanda apakah dapat Engkau tunjukan kepada kami, bahwa Engkau berhak bertindak demikian?"

Jawab Yesus kepada mereka: "Rombak Bait Allah ini, dan dalam tiga hari Aku akan mendirikannya kembali.".....


Yoh 2 : 22

Kemudian, sesudah Ia bangkit dari antara orang mati, barulah teringat oleh murid-murid-Nya bahwa hal itu telah dikatakan-Nya, dan mereka pun percayalah akan Kitab Suci dan akan perkataan yang telah diucapkan Yesus.


Yohanes dengan jelas menuliskan maksudnya menceritakan peristiwa ini. Namun, tetap saja ada hal yang kurang dimengerti yaitu ingatan murid-murid terhadap tulisan dalam Perjanjian Lama : "Cinta untuk rumah-Mu menghanguskan Aku".

Mengapa murid-murid mengingat tulisan itu? Tulisan itu berada pada buku Mazmur 69 : 10 ..sebab cinta untuk rumah-Mu menghanguskan aku, dan kata-kata yang mencela Engkau telah menimpa aku..

Perhatikan hubungannya :

1. Rumah Bapa-Ku

Kisah ini tidak lepas dari sejarah Bait Allah yang kembali dibangun. Namun sebelum bisa dibangun, ingatkah kita bahwa Tabut Allah sempat dirampas oleh orang Filistin? Kisah Bait Allah ini pasti diingat oleh orang-orang Yahudi. Siapa raja yang merebut kembali Tabut Allah dan meletakan di Yerusalem? DAUD!!! Daud amat mencintai rumah Tuhan. Namun apa yang dituliskan Daud dalam mazmur berisi bahwa ia berada dalam kesesakan.

Kita lihat konteks tulisan ini :

Mazmur 69 : 8-12

sebab oleh karena Engkaulah aku menanggung cela, noda meliputi mukaku. Aku telah menjadi orang luar bagi saudara - saudaraku, orang asing bagi anak- anak ibuku; sebab cinta untuk rumah-Mu menghanguskan aku, dan kata-kata yang mencela Engkau telah menimpa aku. Aku meremukan diriku dengan berpuasa, tetapi itupun menjadi cela bagiku; aku membuat kain kabung menjadi pakaianku, aku menjadi sindiran bagi mereka.



Apakah ayat di atas mengingatkan kita akan sesuatu?

2. Cinta 

Dalam bahasa asli, Cinta dituliskan dengan zelos / zeal yang berarti semangat, gairah, giat, excitement on mind, ardour, fervour of spirit.


3. Menghanguskan

Menghanguskan dalam bahasa asli bermaksud dihabiskan kalau itu makanan, habis terbakar, kehancuran by the infliction of injuries. Kalau tubuh, berarti menderita sampai habis yaitu meninggal.



Lihatlah yang Mazmur katakan! Baca seluruh bagian Mazmur 69, bukankah ada kemiripan dengan penderitaan Yesus? Menanggung cela, noda, remuk, kain kabung, disindir, dibenci tanpa alasan, orang-orang yang mau membinasakan, memusuhi tanpa sebab, dll 

Bagian ini menjadi jelas maksudnya dan jelas juga mengapa murid-murid baru teringat hal ini setelah Yesus bangkit. Karena Bait Allah yang dimaksud adalah tubuhnya sendiri yang akan mengalami penderitaan, mati dan bangkit pada hari ke tiga. 

Yohanes kembali menuliskan bukti - bukti bahwa perkataan Yesus adalah benar dan sesuai dengan Kitab Suci. Sesuai juga nubuatannya tentang dirinya sendiri sebelum menderita.

Tuesday, November 17, 2015

INJIL YOHANES - PERTEMUAN YESUS & MURID MURID


YOHANES 1 : 36-51

Pada keesokan harinya Yohanes berdiri di situ pula dengan dua orang muridnya. Dan ketika ia melihat Yesus lewat, ia berkata: "Lihatlah Anak Domba Allah!" Kedua murid itu mendengar apa yang dikatakannya itu, lalu mereka pergi mengikut Yesus. Tetapi Yesus menoleh ke belakang. Ia melihat, bahwa mereka mengikut Dia lalu berkata kepada mereka: "Apakah yang kamu cari?"
Kata mereka kepada-Nya: "Rabi (artinya: Guru), di manakah Engkau tinggal?"
Ia berkata kepada mereka: "Marilah dan kamu akan melihatnya."

Mereka pun datang dan melihat di mana Ia tinggal, dan hari itu mereka tinggal bersama-sama dengan Dia; waktu itu kira-kira pukul empat.
Salah seorang dari keduanya yang mendengar perkataan Yohanes lalu mengikut Yesus adalah Andreas, saudara Simon Petrus. Andreas mula-mula bertemu dengan Simon, saudaranya, dan ia berkata kepadanya: "Kami telah menemukan Mesias (artinya: Kristus)."

Ia membawanya kepada Yesus. Yesus memandang dia dan berkata: "Engkau Simon, anak Yohanes, engkau akan dinamakan Kefas (artinya: Petrus)."
___

Pada keesokan harinya Yesus memutuskan untuk berangkat ke Galilea. Ia bertemu dengan Filipus, dan berkata kepadanya: "Ikutlah Aku!"

Filipus itu berasal dari Betsaida, kota Andreas dan Petrus.

Filipus bertemu dengan Natanael dan berkata kepadanya: "Kami telah menemukan Dia, yang disebut oleh Musa dalam kitab Taurat dan oleh para nabi, yaitu Yesus, anak Yusuf dari Nazaret."
___

lanjut ke bawah *

Perhatikanlah bagaimana Yohanes menuliskan cerita ini dengan cepat, berisi perkataan dan jawaban antara Yesus dan mereka yang akan menjadi murid Yesus dengan ujung pembicaraan bersama Natanael

Banyak pertanyaan-pertanyaan yang muncul saat membaca tulisan Yohanes ini. tapi ketika teringat bahwa masih ada 3 tulisan injil yang lain yaitu Matius, Markus, & Lukas sepertinya akan memudahkan kita melihat maksud penulisan Yohanes.

Ada beberapa pribadi yang Yohanes tuliskan secara beruntun mengenai pertemuan/perkenalan dengan Yesus:
1. Andreas
2. Simon Petrus
3. Filipus
4. Natanael
Perhatikan awal mula cerita bersambung ini! Ada dua murid mendengar apa yang dikatakan Yohanes Pembaptis yaitu "Lihatlah Anak Domba Allah" lalu mereka pergi mengikut Yesus. Andreas & murid yang lain yang tidak mau disebutkan namanya. Menurut saya satu orang lagi yang tidak disebutkan adalah orang yang menyaksikan semua ini juga yaitu "Yohanes" yang menulis kitab ini.

Mereka sempat tinggal bersama Yesus sebelum mereka berkata kepada Petrus bahwa mereka menemukan MESIAS. Apa yang terjadi saat mereka tinggal bersama Yesus? pasti ada hal-hal yang terjadi/mereka dengar sehingga mereka dapat berkata bahwa Yesus adalah MESIAS.
Filipus pun begitu, tidak dituliskan pertemuannya, tetapi langsung saja saat bertemu Natanael, Filipus berkata bahwa ia telah menemukan Dia, yang disebut oleh Musa dalam kitab Taurat dan oleh para nabi, yaitu Yesus, anak Yusuf dari Nazaret.
Menariknya..

Perhatikan kisah Yesus dan Natanael yang diceritakan oleh Yohanes!!! Tampaknya agak panjang ya...
*Lanjutan:
Kata Natanael kepadanya: "Mungkinkah sesuatu yang baik datang dari Nazaret?"

Kata Filipus kepadanya: "Mari dan lihatlah!" Yesus melihat Natanael datang kepada-Nya, lalu berkata tentang dia: "Lihat, inilah seorang Israel sejati, tidak ada kepalsuan di dalamnya!"

Kata Natanael kepada-Nya: "Bagaimana Engkau mengenal aku?" Jawab Yesus kepadanya: "Sebelum Filipus memanggil engkau, Aku telah melihat engkau di bawah pohon ara."

Kata Natanael kepada-Nya: "Rabi, Engkau Anak Allah, Engkau Raja orang Israel!"

Yesus menjawab, kata-Nya: "Karena Aku berkata kepadamu: Aku melihat engkau di bawah pohon ara, maka engkau percaya? Engkau akan melihat hal-hal yang lebih besar dari pada itu."

Lalu kata Yesus kepadanya: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya engkau akan melihat langit terbuka dan malaikat-malaikat Allah turun naik kepada Anak Manusia."

Ada banyak pertanyaan saat membaca bagian ini:

1. Nazaret seperti apa sampai tidak ada sesuatu yang baik?
2. Seorang Israel sejati seperti apa? 
3. Mengapa Natanael merasa dikenal dengan pertanyaan Yesus?
4. Sedang apa Natanael dibawah pohon ara?
5. Memang kenapa kalau Yesus melihat dia dibawah pohon ara?
6. Yesus melihat dia dibawah pohon ara dan dia berkata "Rabi, Engkau Anak Allah, Engkau Raja orang Israel!" Bingung ya??

NAZARET

Di mana kota itu? mari kita lihat peta kita! Ada di bagian belakang alkitab kita.

Kalau kita lihat letak Yerusalem, nampaknya Nazaret amat jauh dari sana. Istilahnya adalah daerah pinggiran atau pedesaan. Lihat saja pekerjaan Yusuf sebagai tukang kayu! Saya berpendapat bahwa di daerah ini masih banyak pohon-pohon besar atau hutan sehingga pekerjaan "tukang kayu" adalah pekerjaan yang biasa dilakukan. Seperti halnya di negara kita. Kalau orang-orang pinggiran laut, kebanyakan pekerjaannya adalah nelayan. Kalau di dataran tinggi, banyak perkebunan sehingga kebanyakan pekerjaannya adalah bercocok tanam.

Kini menjadi wajar kalau Natanael bertanya seperti itu. Kenyataannya, di pedesaan orang-orang lebih sulit mendapat pendidikan. Yesus berasal dari daerah seperti itu! Tempat yang bisa dibilang tidak dianggap, pinggiran, pedesaan atau kampung.

ISRAEL SEJATI
Seperti apa maksudnya? Dalam versi lain ditulis : an israelite indeed, a genuine Israeli, a true son of Israel, a true israelite.
Carilah dalam bahasa asli!!
Sejati yang dimaksudkan adalah bahwa Natanael benar-benar orang keturunan israel asli! Tidak ada percampuran atau istilahnya blasteran. Kalau saya, papa dari daerah manado, mama dari jakarta keturunan cina. Jadi saya orang indonesia yang sudah ada campurannya. Tapi ada juga orang Indonesia Asli. Mama, Papa, Nenek, Kakek semua dari indonesia.
Kalau begini, masuk akal kalau Natanael bertanya, bagaimana Yesus dapat mengenalnya? Tahu dari mana? Natanael berarti "gift of God", nama ini tetapi juga dalam beberapa kisah, ia dikenal sebagai Bartolomeus.
Menariknya, nama Natanael hanya ada dalam injil Yohanes. Dalam matius, markus, & lukas disebutkan Bartolomeus. Yohanes dengan sengaja menuliskan nama "Natanael" yang menyatakan bahwa apa yang dikatakan Yesus adalah benar bahwa Natanael adalah orang israel sejati.
Perhatikan detail percakapan diatas! saat itu Natanael belum menyebutkan namanya kepada Yesus. Yesuslah yang langsung memberikan pernyataan!

POHON ARA
Nah! ini yang paling membingungkan. Yesus melihat Natanael dibawah pohon ara, sedang duduk dan Natanael langsung mengakui hal ini "Rabi, Engkau Anak Allah, Engkau Raja orang Israel!". Saya mencari-cari apa yang biasa dilakukan orang Israel di bawah pohon, pasti ada sesuatu dengan perkataan Yesus yang membuat Natanael mengakui hal tersebut. Adakah terhubung dengan kisah dalam perjanjian lama tentang hal ini sehingga Yohanes menuliskannya.

Thursday, November 5, 2015

INJIL YOHANES - PADA MULANYA


Pembukaan yang ditulis oleh Yohanes

YOHANES 1: 1-5

Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah. Ia pada mulanya bersama-sama dengan Allah. Segala sesuatu dijadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada suatupun yang telah jadi dari segala yang telah dijadikan. Dalam Dia ada hidup dan hidup adalah terang manusia. Terang itu bercahaya di dalam kegelapan dan kegelapan itu tidak menguasainya.

Alkitab kita sebenarnya tidak ada ayat, pasal maupun judul. Jadi tulisan di atas menjadi kesatuan tanpa jeda dan pemisah. Menarik sekali kata-kata di atas mengingatkan saya kepada proses terjadinya Bumi di kejadian.

KEJADIAN 1

Pada mulanya Allah menciptakan langit dan bumi. Bumi belum berbentuk dan kosong; gelap gulita menutupi samudera raya, dan Roh Allah melayang-layang di atas permukaan air. Berfirmanlah Allah: "Jadilah terang." Lalu terang itu jadi. Allah melihat bahwa terang itu baik, lalu dipisahkan-Nyalah terang itu dari gelap.

Yohanes adalah penulis kitab Wahyu juga. Dia tahu persis bahwa segala sesuatu diciptakan oleh Allah. Menarik sekali Yohanes melihat nubuatan "AKHIR ZAMAN" dan dia memulai surat YOHANES dengan pembuka seperti diatas.

PADA MULANYA ADALAH FIRMAN.

Sebelum segalanya ada, inilah yang sudah ada. FIRMAN! Ia sudah ada sebelum dunia dijadikan & tetap ada setelah dunia ini berakhir. Yohanes tahu persis kalau segala sesuatu di atas bumi ini ada akhirnya! Yohanes sudah melihat akhirnya, kini dia menulis mulanya dalam kitab Yohanes. Menarik.. 

Wahyu 1:8 "Aku adalah Alfa dan Omega, firman Tuhan Allah, yang ada dan sudah ada dan yang akan datang, Yang Mahakuasa".

SEGALA SESUATU DIJADIKAN OLEH DIA.

Ingat proses penciptaan di bumi kita. Semua.. semua.. semua.. termasuk saya, diciptakan olehNya. Tanpa seizin Dia, tidak ada yang jadi. Mudah untuk kita melihat keberadaanNya yang nyata. Lihatlah yang telah dijadikan olehNya!! Lihatlah ke langit! Lihatlah ke gunung! Lihatlah lautan, lihat tumbuh-tumbuhan, lihat hewan-hewan. Ya! Dialah yang menciptakan! 

Siapa lagi yang mampu membuat itu semua? manusia biasa? Ahli-ahli didunia mungkin bisa menjelaskan teori-teori ini dan itu. Terus.. kita lebih percaya dengan teorinya? buatan manusia? Kalo saya lebih percaya dengan apa yang ALKITAB katakan dan akan mencari terus bukti-buktinya. Keren ya Alkitab kita.. ahhhh.. jadi kebawa perasaan.. hahahahaha

DALAM DIA ADA HIDUP DAN HIDUP ADALAH TERANG MANUSIA.

Semua setuju kalau manusia berbeda dari ciptaan yang lainnya? Lihatlah bagaimana Ia menciptakan manusia serupa dan segambar dengan Dia dan juga memberikan nafas kehidupan bagi kita. Hidup manusia, Tuhan yang berikan nafasnya.

Kejadian 2:7 ..ketika itulah TUHAN Allah membentuk manusia itu dari debu tanah dan menghembuskan nafas hidup ke dalam hidungnya; demikianlah manusia itu menjadi makhluk yang hidup.

Hidup adalah terang manusia! yup! kalau meninggal, apa lagi yang kita lihat? kita kemana? selesai semuanya? Dalam Dia ada hidup! Hidup yang seperti apa? Yohanes membahas tentang "hidup" dalam kitab yang ditulisnya. Nanti kita akan bahas lebih jauh ya..

Pernakah kita merenungkan tentang kehidupan ini? Dari mana kita berasal? Kemana kita akan pergi? Mengapa ada kehidupan? Siapa yang menciptakan? Seperti apa akhirnya?

Jawabannya ada dalam Alkitab kita! Mari mencari tahu kebenarannya.